Tampilkan postingan dengan label ALUTSISTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALUTSISTA. Tampilkan semua postingan

Menilik KEHEBATAN Mobil Kepresidenan Jokowi. Dari Anti Peluru Sampai Anti Bom!

Posted by yusuf Selasa, 21 Maret 2017 0 komentar
Siapa sangka mobil supercanggih sekalipun bisa mogok. Bahkan mobil tersebut menjadi tunggangan seorang Presiden Joko Widodo.

Mobil kepresidenan Jokowi itu adalah Mercedes-Benz S600 Guard. Kata 'guard' disematkan pada tipe tersebut karena memang dilengkapi fitur pelindung yang mumpuni, yakni antipeluru.

Mobil yang ditunggangi Jokowi itu diketahui mogok saat dipakai dalam kunjungan kerja di Kalimantan Barat. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Bey mengatakan peristiwa mogok itu terjadi setelah Presiden Jokowi meresmikan PLTG Mempawah, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 18 Maret 2017, dan hendak menuju kawasan Kubu Raya untuk makan siang.

"Iya, mogok di perjalanan setelah menempuh perjalanan lebih-kurang 30 menit. Mogok karena bermasalah pada setting-an gas, sehingga laju kendaraan tidak bisa dalam keadaan normal," kata Bey saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (20/3/2017).

Jokowi bersama Ibu Negara Iriana pun langsung dipindahkan ke mobil cadangan, yakni Toyota Alphard. Proses perpindahan tidak lama setelah terlebih dahulu ajudan memeriksa mobil tersebut.

Rupanya ini bukan pertama kali mobil tersebut mogok. Sebelumnya, saat Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur pada tahun lalu, mobil kepresidenan juga mogok.

Ketika itu, Jokowi selesai melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/9/2016). Jokowi kemudian hendak menuju Lanud Iswahyudi, yang terletak di Kabupaten Magetan. Rupanya, dalam perjalanan menuju lanud, mobil Jokowi mengalami kendala dan mogok.

Prosedur yang sama pun dilakukan, yakni memindahkan Jokowi dan Iriana ke mobil cadangan. Setelah itu, tampak Paspampres menjaga ketat mobil itu dan ada seorang anggotanya yang mendorong lewat pintu depan kanan.

Meski merupakan mobil canggih, yang dipakai Jokowi saat ini merupakan 'warisan' dari periode sebelumnya. Presiden Jokowi tak menganggarkan pembelian mobil dinas baru di awal pemerintahannya pada 2014.

Adapun mobil yang sekarang dia pakai merupakan buatan 2007. Menurut catatan detikcom, pengadaan mobil itu dilakukan pada 2008.

"Itu mobil 2007, dan itu termasuk kondisi baik karena pemeliharaan rutin dan reguler sesuai dengan log book, dan itu terdata dan servis bulanan, servis berkala," kata Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala saat dimintai konfirmasi terpisah.

Mobil tersebut dibawa dari Jakarta ke lokasi kunker. Namun memang mobil kepresidenan tak hanya satu.

"Mobil presiden itu ada beberapa, yang bagus kita pakai. Yang dulu-dulu kita pakai karena pemeliharaan rutin bagus," kata Djumala.

Djumala menegaskan perawatan rutin terus dilakukan untuk mobil-mobil tersebut. Namun, karena 'faktor usia', ada detail kecil yang kurang prima.

Dia juga menyatakan kerusakan yang dialami oleh sedan hitam itu tak fatal. Hanya ada masalah akselerasi yang membuat mobil tak berlari, meski pedal gas sudah diinjak.

Wakil Presiden Jusuf Kalla kemudian turut berkomentar soal mogoknya mobil kepresidenan ini. Menurut JK, seharusnya mobil kepresidenan lebih baik.

"Tentu harus ada mobil yang lebih baik lagi. Memang ini sudah 10 tahun," ujar JK di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Menurut JK, mesin mobil kepresidenan memang harus kuat. Selain itu, harus diservis dengan baik.

"Tentu pertama harus servisnya. Mobil kepresidenan itu, pertama, dia berat, harus kuat mesinnya. Kedua, servisnya harus baik karena kilometernya tidak banyak. Jadi jalannya itu tidak banyak," tutur JK.

Tentu saja ada pertimbangan tertentu mengapa mobil tersebut sudah beberapa kali mogok. detikcom pernah menulis spesifikasi mobil itu pada 2008.

Sekujur bodi dan kaca Mercy S600 Guard berlapis bahan antipeluru senapan serbu standar militer, bahkan sanggup melindungi penumpang dari serangan granat tangan. Fasilitas keselamatan lain adalah fitur run-flat tyre yang memungkinkan mobil bermesin biturbo 12 silinder itu ngebut meninggalkan lokasi konflik dalam kondisi ban kempis. 

Tangki bahan bakarnya yang antipeluru juga punya sistem pemadaman api, sehingga dia mampu mencegah ledakan.Untuk mobil yang ditumpangi Jokowi, diklaim berlapis baja dengan tingkat resistensi Eropa B6/B7, yang dapat menahan tiga tembakan senapan militer M60, M14, atau FAL-FN, serta tembakan senjata kecil seperi M16, dan 357 Magnum. Selain itu, juga memberikan perlindungan terhadap fragmen yang muncul dari ledakan. Adopsi perlindungan ini menggunakan VR9.

Seluruh kaca mobil ini dilapisi lapisan polikarbonat agar tidak pecah dan dapat melukai penumpangnya. Untuk fitur keamanan termasuk ban run-flat Michelin PAX 245-700 R470 AC, yang mampu membuat mobil tetap bisa berjalan sejauh 60 kilometer tanpa udara.

Selain itu, juga dilengkapi sistem pengaturan udara segar darurat, sistem kontrol pneumatik darurat untuk membuka jendela (beroperasi secara tersendiri dari sistem elektronik), serta Panic Alarm System tambahan. Tangki bahan bakar 90 liter dan sistem pemadam kebakaran otomatis yang mampu mengunci penyebaran api.

Selain itu, tersedia pula kamera belakang, kaca depan, dan jendela depan tahan panas, sistem adjutable doorhold yang digunakan di keempat pintu, serta tirai belakang listrik. Tentu hal yang sama seperti Cadillac One milik Obama yang menyediakan kamera night vision. Untuk kecepatan, S600 dapat melaju hingga 210 kilometer per jam dengan GVW 4.200 kilogram.

Untuk interior, dilengkapi perangkat night view assist system, guna memantau situasi di luar ketika kondisi jalan gelap. Berfungsi layaknya sonar infra merah, dengan kemampuan melihat objek saat cahaya di luar sangat terbatas.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini menggunakan mobil Mercedes-Benz S600L model W221. Hal ini mencerminkan Indonesia nampaknya tak terlepas dari besutan Mercedes-Benz.

Sudah hampir berpuluh-puluh tahun, mobil pabrikan asal Jerman itu menjadi pilihan kepala negara di Indonesia. Presiden Soeharto pun menggunakan Mercedes-Benz yakni jenis 500SEL.

Berbagai sumber yang dihimpun Harian Terbit, mobil kepresidenan Soeharto ditengarai memiliki teknologi keamanan sangat tinggi di era 1990-an. Bahkan, spesifikasi keamanannya setaraf dengan mobil Presiden Bill Clinton dan Ratu Elizabeth II.

Mercedes-Benz 500SEL tunggangan Soeharto memiliki tipe mesin M117.963 dilengkapi delapan silinder berkapasitas 5.0L. Kecepatan maksimumnya mencapai 220 kilometer per jam, lebih cepat dari Mercedes-Benz S600L yang digunakan Presiden SBY saat ini, yakni maksimum 210 kilometer per jam.

Soeharto yang notabene berasal dari militer ‘tulen’, memfasilitasi mobilnya dengan keamanan tingkat tinggi. Contohnya daya cengkeraman ban Michelin yang ditunjuk untuk membuat high safety wheels, yakni roda memiliki ketebalan beberapa inci antipeluru hingga ranjau darat.

Spesifikasi yang sama juga diterapkan Michelin untuk mobil yang dikendarai Presiden Rusia Boris Yeltsin. Sementara ketebalan kaca antipeluru yang disematkan setebal tiga inci, beda dua inci dengan mobil kepresidenan Jokowi saat ini.

Mobil Soeharto ini juga dilapisi baja dan platina hitam yang tahan terhadap serangan peluru, mortir, dan guncangan. Kini, mobil tersebut berada di Museum Mercedes-Benz di Stuttgart, Jerman, sejak 1998.

sumber : detik.com dan harianterbit.com

Baca Selengkapnya ....

Menilik Kekuatan Militer Malaysia vs Korea Utara. Bak Semut Melawan Gajah!

Posted by yusuf Jumat, 17 Maret 2017 0 komentar
Korea Utara terkenal akan senjata nuklir yang katanya dahsyat, jadi negara-negara lain nggak berani macam-macam. Apalagi pimpinannya, Kim Jong Un terkenal bengis dan diktator abis. Lengkap sudah kedigdayaan negara ini. Siapa yang berani macam-macam bakalan langsung dilibas.

Belakangan ini Kim Jong Un kehilangan seorang kakak angkat di Malaysia. Setelah diusut, kakak angkat Jong Un ini dibunuh oleh oknum yang belum diketahui siapa kepalanya. Pihak Malaysia pun nggak tinggal diam dan berusaha mengusut kasus ini. Namun, Kedubes Korea Utara untuk Malaysia berkata lain. Ia malah menuduh Malaysia lambat menangani kasus ini dan menuduh Malaysia bersekongkol dengan pembunuh Jong Nam. Waduh!

Atas kelakuannya dubes Korea Utara tersebut, Malaysia mendepaknya dengan status persona non grata. Nah lho, serem banget kan? Nggak mendoakan sih, tapi andaikan sampai terjadi adu kekuatan militer dua negara tersebut, kita reka-reka yuk kira-kira siapa yang bakalan jadi jawara dengan membandingkan kekuatan militer mereka.

Ranking Malaysia Terpaut Jauh dari Korea Utara

Perbandingan pertama kita lihat dari segi ranking yang ada di Global Fire Power. Menurut situs ini, Malaysia berada pada urutan ke-34 dari 126 negara yang tercatat di sana. Malaysia memiliki sekitar 30 juta lebih penduduk. Dari segi populasi mereka bolehlah jumawa, tapi untuk rangking Korea Utara berada pada urutan ke-25. Lumayan jauh berada di atas Malaysia. Padahal populasi Korea Utara hanya sekitar 25 juta jiwa saja.

Jumlah Personil Militer Aktif Malaysia Nggak Ada Apa-Apanya Dibanding Korea Utara

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, jumlah populasi Malaysia lebih besar dibanding Korea Utara. Hal tersebut juga dialami Malaysia pada jumlah kekuatan manusianya. Kekuatan manusia Malaysia berjumlah lebih besar daripada Korea Utara, yaitu 15 juta orang. Namun, soal masalah personil militer yang aktif, Korea Utara masih menjadi jawaranya. Negeri pimpinan Kim Jong Un ini memiliki jumlah personil militer aktif yang jumlahnya berada di atas Malaysia. Total personil militer aktif di Korea Utara adalah sebanyak 700 ribu orang, sedangkan Malaysia hanya memiliki jumlah 110 ribu orang saja.

Korea Utara Memiliki Kekuatan Udara yang Dahsyat

Masalah sumber daya manusia, bolehlah Malaysia yang lebih banyak. Namun, pemegang kekuatan tetap saja dipegang oleh Korea Utara. Lalu bagaimana kalau dilihat dari segi angkatan udara? Global Fire Power mencatat Korea Utara memiliki jumlah pesawat dengan total 944 buah. Malaysia? Koleksi pesawat Malaysia jauh berada di bawah Korea Utara, yaitu 227 buah. Jumlah armada angkasa Korea Utara meliputi helicopter sebanyak 202 buah dan pesawat tempur sebanyak 458 buah.

Kekuatan Darat Malaysia Digempur Korea Utara

Sekarang kita berbicara mengenai kekuatan darat kedua negara. Urusan kekuatan darat Korea Utara masih memegang posisi terkuat. Bahkan Malaysia bisa diganyang habis oleh Korea Utara. Global Fire Power mencatat, Korea Utara memiliki jumlah tank sebanyak 4.200 buah. Malaysia sendiri memiliki jumlah tank yang jumlahnya sangat amat jauh sekali dari Korea Utara. Frasa ‘sangat amat jauh sekali’ memang bener lho, karena Malaysia hanya memiliki jumlah tank sebanyak 74 buah saja.

Di Laut Korea Utara Juga Tetap Merajai

Untuk kekuatan laut, Korea Utara juga masih merajai. Jumlah kekuatan laut Korea Utara hampir berjumlah 1000 buah, tepatnya sebesar 967. Dengan kekuatan ini, tentu saja jika sampai terjadi peperangan gegara dubes Korut, dari segi kelautan Malaysia bisa tenggelam dengan mudah. Di segi angkatan laut pun, Malaysia terpaut jauh dengan Korea Utara. Malaysia hanya memiliki armada laut sebanyak 61 buah.

Melihat dari kekuatan militer Korea Utara dan Malaysia, sudah barang tentu dari segi kekuatan Korea Utara menjadi juara. Namun, apa yang ada pada statistik belum tentu terwujud di kenyataan. Terlebih lagi, kita berharap agar peperangan antar negara manapun tak terjadi.

Sumber : boombastis.com

Baca Selengkapnya ....

Kisah di Balik PELURU Terakhir Sang Sniper Maut TATANG KOSWARA

Posted by yusuf Senin, 06 Maret 2017 0 komentar
Peltu Tatang Koswara menghembuskan napas terakhir saat syuting acara Hitam Putih bersama Deddy Corbuzier di Trans7. Tatang Koswara adalah seorang penembak jitu terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Bahkan namanya dimasukkan dalam urutan ke-13 sniper dunia.

Dalam acara tersebut, Tatang membeberkan pengalamannya. Dia menjadi sniper sejak tahun 1975. Saat itu dia berpangkat sersan. Begitu selesai pendidikan oleh Green Berets, Tatang langsung dilempar ke Medan Perang Timor Timur.

Dia ditugaskan di bawah Satgas Khusus yang memburu para komandan Freetilin. Tatang sering masuk jauh ke daerah lawan untuk memburu musuhnya seorang diri. Kadang dia menyusup jalan kaki, kadang didrop naik helikopter.

Dalam satu misi, dia membawa 50 peluru. 49 Peluru dihabiskan untuk menewaskan musuh. Termasuk duel dengan sniper lawan. Namun Tatang rupanya menyimpan sebutir peluru sisa.

"Sesuai apa yang diajarkan, peluru terakhir itu digunakan untuk diri saya sendiri. Daripada saya jatuh ke tangan musuh, lebih baik menembak diri sendiri," kata Tatang saat Syuting Hitam Putih, Selasa (3/3).

Sebelum bunuh diri, setiap sniper juga diwajibkan menghancurkan senjata miliknya dan memecahkan teleskop bidik. 

"Senjata itu sangat akurat. Tak boleh sampai jatuh ke tangan musuh, harus dihancurkan," katanya.

Namun peluru terakhir itu tak pernah digunakan Tatang. Dia terus berdinas di TNI AD hingga pensiun. Hidupnya pas-pasan hingga terpaksa membuka warung makan di Markas Kodiklat.

Hari ini sakit jantung yang merenggut hidupnya. Bukan peluru musuh atau peluru terakhir yang disimpannya sendiri.
Selamat jalan Pak Tatang. Selamat tinggal prajurit sejati. 

sumber : merdeka.com

Baca Selengkapnya ....

Menilik Kekuatan Militer ARAB SAUDI yang SANGAT AJIB dan WAH.!

Posted by yusuf Jumat, 03 Maret 2017 0 komentar
Militer Arab Saudi dikenal sebagai salah satu yang terkuat di dunia. Selain kuat, Arab pun mengeluarkan banyak uang untuk memperkuat jaringan militernya tersebut. Sekitar 56 miliar pound sterling atau sekitar Rp 1.056 triliun per tahun dialokasikan untuk anggaran militer.

Negara kerajaan ini menghabiskan 56 miliar pound sterling (US$ 80 miliar), 25 persen dari total anggaran negaranya untuk sektor pertahanan dan militer. Jumlah tersebut bahkan dua kali lipat lebih besar dari anggaran untuk sektor kesehatan dan pengembangan sosial.

Anggaran militer Arab memang naik beberapa waktu ini, terkait dengan perang Yaman dan menjadi koalisi Turki untuk melawan Presiden Suriah Bashar Assad.

Lantas, untuk apa saja anggaran sebanyak itu dihabiskan?

Dilansir dari Business Insider, Selasa (23/2/2016), British Aerospace Engineering (BAE Systems) menyatakan telah mengirim jet Eurofighter Typhoon dengan total 800 juta pound sterling selama 2015. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kekuatan angkatan udara. Mereka juga direncanakan bakal membeli lebih banyak lagi di tahun ini.

Angkatan udara Arab Saudi punya 300 jet tempur dan 15 pesawat jet lain. Typhoon adalah salah satu armada militer Arab yang paling canggih.

Selain dari Eropa, Arab juga memesan jet tempur dari AS. Arab kini punya lusinan jet tempur F-15, dan akan pesan 80 unit lagi.

Selain itu juga, Angkatan udara negara ini juga segera menambah 22 pesawat jet latih Hawk Advanced sebanyak 22 unit, yang seperti Typhoon, dibuat BAE.

Arab Saudi juga punya 100 ribu orang personel keamanan nasional, yang ditugaskan khususnya untuk mengamankan ancaman domestik.

Sewaktu-waktu juga ditugaskan untuk ancaman luar. Dalam hal sumber daya manusia, Arab Saudi punya 440 ribu orang personil militer yang aktif.ibu di antaranya adalah pasukan tentara.

Di darat, militer Arab punya 442 unit tank M1A2 Abram yang dibuat di Amerika Serikat. Mesinnya bisa menghembuskan tenaga 1.500 tenaga kuda dan bisa menggunakan banyak bahan bakar termasuk diesel, kerosin atau bahan bakar jet. Armada ini juga dilengkapi senapan 122 mm yang didesain oleh Rheinmetall AG asal Jerman.

Kembali ke udara, militer negara penghasil minyak ini juga punya 82 unit AH64D helikopter APache, yang diproduksi Boeing. Angkatan udara Arab berjumlah 40 ribu orang. Jumlah yang sama juga untuk personel militer angkatan laut.

Angkatan laut telah menandatangani perjanjian US$ 11,25 miliar dengan Amerika Serikat untuk menyediakan kapal tempur Lockheed Martin. Sebagai bagian dari pembaharuan, pemerintah Arab Saudi juga bakal mendapatkan kapal tempur lain yang beroperasi di dekat pantai.

Negara ini juga punya The Royal Saudio Strategic Missile Services yang dilengkapi dengan rudal buatan China DF-21 dan DF-3 Dongfeng, didesain untuk menjangkau jarak jauh dan punya daya ledak yang besar.

Kemudian mereka juga punya pasukan artileri yang kuat, dengan peluncur roket buatan Amerika Serikat sebanyak 50 unit yang bisa menyasar target yang berjarak 300 km.(Zul/Nrm)

sumber : liputan6.com

Baca Selengkapnya ....

Perbandingan Militer Indonesia vs China. Bak Ikan Teri dan Ikan Kakap

Posted by yusuf Selasa, 24 Januari 2017 0 komentar
Terlepas dari segala sentimen yang ada, memang harus diakui kalau militer Tiongkok hari ini benar-benar mendewa. Dulu mereka dibikin seperti bocah oleh Jepang, namun beberapa waktu kemudian Tiongkok bangkit dan perlahan menjadi seperti yang sekarang. Saat ini mereka berada di posisi 3 dunia dan kemungkinan masih bisa meringsek naik mengalahkan AS dan Rusia.

Tak hanya Tiongkok, Indonesia juga mengalami kenaikan kemampuan militer secara drastis. Hanya saja kita belum mampu menjadi seraksasa si Negeri Tirai Bambu. Hari ini kalau dibandingkan antara kita dan Tiongkok, maka hasilnya akan sangat jauh sekali. Ibaratnya seperti ikan cupang dan paus. Tidak bermaksud mengecilkan negara sendiri, tapi memang seperti inilah faktanya.

Secara detail Indonesia memang kalah telak dalam setiap aspek. Tidak hanya tentara, tapi juga yang lainnya. Lebih jauh soal perbandingan ini, berikut adalah beberapa fakta tentang jauhnya kekuatan kita dengan mereka.

Jumlah Tentara Aktif Kita Tidak Ada Apa-Apanya

Berbicara soal perbandingan jumlah tentara, jelas Indonesia tak ada apa-apanya dengan Tiongkok. Bagaimana tidak, si negeri tirai bambu ini adalah negara dengan penduduk terbanyak di muka Bumi. Logikanya, mereka tentu punya banyak sekali stok tentara. Global Fire Power menuliskan jika saat ini setidaknya ada 2.335.000 tentara aktif yang dimiliki si negeri panda.

Berbanding dengan kita, Indonesia sekarang memiliki 476.000 tentara. Selisihnya dengan Tiongkok hampir 2 juta orang. Meskipun kalah kuantitas, tapi kalau kualitas kita bisa bicara banyak. Seperti yang kamu tahu, tentara kita luar biasa dan punya prestasi. Belum lagi para serdadu elit yang mematikan itu. Tiongkok menang jumlah, tapi dalam hal kemampuan kita bisa dibilang lebih unggul.




Alutsista Darat Tiongkok Jumlahnya tak Karuan

Tak hanya unggul jumlah tentara, Tiongkok juga mendominasi kita lewat alutsista darat yang mereka miliki. Misalnya tank, coba tebak berapa yang mereka punya hari ini? Jawabannya adalah 9.150 unit. Jumlah ini begitu besar bagi Indonesia yang hanya punya 468 tank saja.

Kendaraan tempur pun demikian, Tiongkok hari ini memiliki sekitar 4.788 ranpur. Untuk kendaraan perang mereka ini, diketahui kualitasnya sama seperti Humvee-nya Amerika yang legendaris dan tahan banting itu. Untuk kendaraan tempur, Indonesia hanya memiliki 1.089 buah saja.


Kekuatan Udara Indonesia Kalah Telak

Indonesia sepertinya lagi-lagi harus mengakui kehebatan Tiongkok. Kali ini untuk urusan kekuatan udara. Global Fire Power menuliskan kalau armada tempur udara Tiongkok sangat jemawa. Berbicara jumlah kita bakal dibikin geleng-geleng karena saking banyaknya.

Misalnya pesawat tempur, hari ini mereka memiliki sekitar 1.230 sedangkan Indonesia hanya punya 35 buah saja. Untuk helikopter serbu pun demikian, kita hanya punya lima mereka 200 unit. Untuk ranah udara, Tiongkok ini memang sinting. Ditambah lagi si negeri panda juga bikin sendiri alutsista-alutsista udaranya.

Kekuatan Laut Tiongkok Lebih Unggul

Untuk ranah kelautan, Indonesia dan Tiongkok cukup jauh bedanya. Alasannya ya apalagi kalau bukan jumlah alutsista kita dan mereka yang terpaut jauh. Ambil contoh kapal selam, Tiongkok hari ini memiliki 68 buah, sedangkan Indonesia hanya memiliki 2 unit saja. Akan bertambah sih tapi jumlahnya tidak bisa diharapkan.

Pun begitu dengan kapal-kapal tempur lainnya macam Frigates, Destroyer, dan Corvette, Tiongkok unggul cukup jauh. Dan tak hanya itu saja, mereka juga punya satu unit kapal induk yang masih gagah dan beroperasi aktif. Meskipun mereka begitu jemawa di lautan, tapi dalam praktiknya kita pernah membuat mereka gentar, salah satunya buktinya adalah clash di Laut Cina Selatan beberapa waktu lalu.


Meskipun hari ini kita kalah dan bisa dibilang cukup telak, namun, dulu Indonesia pernah berdiri sejajar dengan Tiongkok. Ya, di era 60an dulu, militer Indonesia begitu disegani dunia. Tiongkok, Amerika, Australia, dan negara-negara besar lainnya tak pernah berani macam-macam. Kalau Indonesia bisa seperti ini di masa lalu, maka tidak menutup kemungkinan kita akan bisa melakukan hal yang sama saat ini.



Baca Selengkapnya ....

Media Inggris Sebut Latihan Militer TNI Ini Sangat Mengerikan!

Posted by yusuf Jumat, 20 Januari 2017 0 komentar
Latihan Dopper TNI
Sandhi-yudha - Latihan yang dilakukan calon prajurit TNI rupanya bikin kagum media asal Inggris. Apalagi, latihan tersebut menggunakan peluru tajam yang setiap saat dapat merenggut nyawa prajurit.

Dikutip dari harian Daily Mail, Kamis (31/12), mereka memuat video latihan prajurit TNI dengan judul 'Lihat latihan mengerikan di Indonesia sebagai prajurit menghindari Peluruh Tajam dari senapan serbu saat merayap di dalam lumpur'. Latihan yang dimaksud adalah doper.

Video itu memperlihatkan enam prajurit dari Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU, di mana mereka dilatih dua orang dengan peluru asli. Dua pelatih tersebut menggunakan senapan semi otomatis AK-47 buatan Soviet.

Namun, Daily Mail menyebutkan video tersebut merupakan latihan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), padahal dari logo, seragam serta senjata yang digunakan latihan doper tersebut dilakukan oleh Paskhas.

Latihan doper ini tak hanya dikhususkan pasukan elite TNI saja. Hampir seluruh satuan TNI mewajibkan latihan ini kepada seluruh prajuritnya. Apa yang menurut prajurit TNI latihan biasa, ternyata menakutkan buat negara lain.

Berikut videonya:







Sumber : merdeka.com, youtube.com 

Baca Selengkapnya ....

Meraba Kekuatan Indonesia dan Myanmar. Siapa yang Lebih Kuat dan Gahar?

Posted by yusuf Minggu, 01 Januari 2017 0 komentar
Kekerasan yang dilakukan militer Myanmar pada etnis Rohingya terus berlanjut. Dengan alasan memburu militan, mereka menyerang Provinsi Rakhine dan membakar kampung-kampung. Tentara Myamar yang disebut Tatmadaw juga memperkosa wanita dan merampok warga Rohingya.

Seberapa kuat tentara Myanmar?

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 55,746 juta orang, Myanmar memiliki 406.000 tentara aktif. Mereka juga memiliki pasukan paramiliter yang jumlahnya hanya 72 ribu. Dalam kasus Rohingnya, militer juga dikabarkan melatih warga Budha.

Situs globalfirepower merilis Myanmar memiliki 569 unit tank. Dari jumlah itu, ada yang sudah tidak terpakai atau hanya bisa digunakan sebagai cadangan maupun latihan.

Walau begitu tank kelas berat macam MBT-2000, T-72B3, atau Tank tipe 59 jelas bikin Angkatan Darat Myanmar bergigi.

Andalan pasukan kavaleri Myanmar yang lain adalah kendaraan tempur lapis baja BTR-3U buatan Ukraina. Myanmar tercatat sudah memiliki sedikitnya 522 unit ranpur beroda delapan itu. BTR-3U cukup ideal digunakan untuk misi-misi antigerilya di wilayah mereka.

Artileri mobil yang dimiliki Myanmar mencapai 108 unit. Sedangkan artileri medan atau meriam sebanyak 884 unit. Angka itu belum termasuk Sistem Peluncur Roket jenis MLRS yang mencapai 108 unit.

Sementara kekuatan udara, Myanmar juga cukup kuat. Mereka mengandalkan jet tempur buatan China seperti Chengdu F-7M Airguard, Nanchang A-5C dan Shenyang J-6.

Tapi tahun lalu, AU Myanmar sempat bikin marah China karena jet tempur mereka menembaki desa di wilayah Yunan. Lagi-lagi alasan Myanmar karena mengejar pemberontak yang lari ke perbatasan dua negara.

Mereka juga memiliki sembilan heli tempur jenis Mil Mi-35P buatan Uni Soviet. Helikopter yang cocok untuk serbuan darat. Di laut, Negara ini memiliki 5 unit kapal jenis frigat, 3 unit korvet serta kapal penjaga pantai 33 unit.

Bagaimana jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain? Indonesia masih lebih kuat. Tahun 2016, situs globalfirepower mendudukkan Indonesia di posisi 14. Sementara Myanmar di nomor 33.

Indonesia unggul dari jumlah pasukan, jumlah pesawat, dan kekuatan armada laut. Namun dari sisi jumlah kendaraan lapis baja, Myanmar tercatat lebih banyak. Myanmar juga setingkat lebih baik dari Malaysia yang berada di nomor 34. Atau Singapura yang dapat rangking 66.

Sebagai mantan negara junta militer, Myanmar membangun angkatan perangnya dengan baik. Apalagi negeri ini tak pernah lepas dari perang saudara. Kekuatan militer Myanmar yang terlatih jelas bukan tandingan warga sipil Rohingya.

Seberapa kuat militer Indonesia?

Kekuatan Militer Indonesia menempati peringkat ke-14 di dunia berdasarkan data yang diterbitkan Global Fire Power (GFP) tahun 2016 ini. Skor power index itu dilihat dari 50 faktor yang menentukan.

Penentuan ranking tidak hanya dilihat dari jumlah senjata saja, tetapi juga berfokus pada keanekaragaman senjata yang memberikan keseimbangan dari senjata yang tersedia. Stok nuklir tidak dihitung tetapi diakui sebagai nilai tambah.

Sebagaimana dikutip dari situs globalfire.com, Senin (2/5/2016), faktor geografis, fleksibilitas logistik, sumber daya alam dan industri lokal mempengaruhi hasil peringkat akhir. Ketersediaan tenaga kerja dan jumlah populasi menjadi salah satu faktor utama penilaian. Menurut GFP, menjadi sekutu NATO memberi sedikit bonus penilaian karena berbagi teoritis sumber daya.

white; line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; vertical-align: baseline;"> Sedangkan kepemimpinan politik ataupun militer tidak diperhitungkan.
Lalu mengapa kekuatan militer Indonesia berada satu peringkat di bawah Pakistan dan lebih baik dibanding Brazil?

Berdasarkan penilaian yang dilakukan GFP, jumlah tenaga kerja Indonesia jauh melampaui peralatan militer  sehingga rawan terjadinya gesekan. Total jumlah penduduk Indonesia menurut GFP sebanyak 255.993.674 jiwa, sedangkan jumlah tenaga kerja sebanyak 130 juta jiwa. Mencapai usia militer sebanyak 4,5 juta rata-rata per tahun. Jumlah personel frontline aktif 476.000, sedangkan personel cadangan 400.000.

Untuk angkatan darat, Indonesia memiliki tank pertempuran utama, tank ringan dan kapal perusak tangki.

Kendaraan Pertempuran Infanteri terdiri dari tank berjumlah 468, kendaraan tempur lapis baja 1.089, Self-Propelled Guns (SPGs) 37, Towed-Artillery 80, serta Multiple-Launch Rocket System (MLRs) sebanyak 86.




Adapun kekuatan udara terdiri dari 420 pesawat, 35 Fighters/Interceptors, 58 Fixed-Wing Attack Aircraft, 170 pesawat transportasi, 108 pesawat pelatih, 152 helikopter dan lima serangan helikopter.

Sedangkan kekuatan angkatan laut termasuk helikopter pembawa kapal. Total kekuatan angkatan laut 221, enam Frigat, 10 Corvette, dua Submarines, 66 kapal pertahanan pesisir, dan 12 ranjau perang.

Sektor minyak merupakan pendukung kekuatan militer di Indonesia. Anggaran untuk pertahanan sebesar $690.0000.000.

Adapun negara yang militernya paling kuat di dunia adalah Amerika Serikat, Rusia, China, India dan Perancis.

Sedangkan kekuatan militer di Central African Republic berada di urutan 126 atau peringkat terakhir berdasarkan indeks GFP.

Jika dibandingkan dengan urutan Myanmar, tentu Indonesia masih memiliki kekuatan lebih, tetapi perang bukan hanya sekedar kekuatan sumber daya tapi juga strategi dan siasat. 

Bagaimana menurut anda? 


Sumber referensi : tribunjateng, merdeka.com, globalfirepower.com



Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of Cari Cara.